11. Adilkah kamu?

Apa yang membuatmu merasa tidak adil? Perlakuan atau pemberian? Sebelum merasa tidak adil. Apa kamu merasa sudah adil? Ya kalau belum, duduklah diujung dan renungkan. Sesuatu tidak datang bukan karena kamu meminta. Dia datang ketika kamu berusaha. – 18.54

10. Kalut diri.

Ada apa, dimana? Pikiran terang bak langit dimusim agustus. Apakah lenyap tidak kembali? Pulanglah, kumohon. Aku rindu, rindu untuk menjadi diriku. Aku sedang lari, musafir aku. Hina aku. Aku. Dipandang langit karna tak memberi. Pulanglah, atau jika tidak. Aku mohon, beri aku dengan jelas apa yang menjadi diriku. -Malik, 16.09

9. Kalau

Kalau teriak bisa mengeluarkan apa yang aku simpan. Kalau menangis bisa mengeluarkan apa yang aku rasa. Kalau cerita bisa mengeluarkan apa yang aku pikir. Tapi aku suka kalau yang ketiga. Kedengarannya ramah dan nyaman. Tapi sayang, susah cari otak dan hati yang kerjasamanya kuat. Kalau saja ada yang seperti. Ah, kalau terus. -22.57 Malik

7. Aku

Aku, yang terlalu sibuk dengan urusan orang lain. Aku, yang kadang sering mengabaikan kebutuhan diriku. Aku, yang terlalu pakai emosi dalam sebagian besar hal. Aku, ah banyak yang ku lakukan bahkan gak menguntungkan aku. Aku, tapi aku suka. -22.42

5

Bagiku, teman bukanlah hubungan yang tidak bisa dianggap bercanda. Mereka mungkin lebih dalam dari pasanganmu. Atau barangkali lebih lagi dari orangtua mu. Tapi yang kedua tidak mungkin. Melihat mereka berlalu tanpa menyapa, ah entahlah. Mungkin aku yang terlalu serius. Banyak kemungkinan. 06.53 Malik